Aku tak mau menghapus masalalu, masa kini dan masa yang akan datang tak akan ada tanpa masa lalu, maka biarlah tetap begini, tetap sama seperti 22 tahun yang lalu, saat aku pertamakali menghirup oksigen kepedihan dari bumi ini. begitu juga dengan blog ini, aku akan tetap menulis, bukan hanya tentang embun, tapi tentang kerikil, daun, pagi, dan semua yang menjadi arah tak pasti. Saat nya kini aku beranjak pergi, bukan dari kenyataan, tapi dari kegelapan, kegelapan hidup yang tak terberkati.
Langkah Perdana
di pojok sepi masa lalu
minggu 12 desember 2010 23.14